FEEDJIT Live Traffic Feed

Ads 468x60px

Minggu, 15 Maret 2009

james



Petualangan James Bond juga telah diangkat ke dalam bentuk film. Sampai saat ini telah dirilis 20 film resmi, dan tokoh Bond dimainkan oleh aktor-aktor ini (diurutkan secara kronologis):

* Sean Connery (6 film dan 1 film tidak resmi, Never Say Never Again)
* George Lazenby (1 film)
* Roger Moore (7 film)
* Timothy Dalton (2 film)
* Pierce Brosnan (4 film)
* Daniel Craig (1 film, dan akan membintangi film Bond berikutnya)



Seri novel dan film James Bond memiliki banyak tokoh pendukung. Para pejabat British Secret Service biasanya dikenal dengan huruf, misalnya M dan Q. Dalam novel (namun tidak dalam film), Bond telah memiliki dua sekertaris, Loelia Ponsonby dan Mary Goodnight. Dalam film, keduanya dilebur menjadi sekertaris M, Miss Moneypenny. Kadang Bond ditugaskan untuk menyelidiki suatu kasus dengan temannya, Felix Leiter dari CIA. Dalam film, Leiter muncul secara teratur dalam era Connery, hanya sekali dalam era Moore, dan di kedua film Dalton. Namun ia hanya dimainkan oleh aktor yang sama dua kali. Ia absen dari era Brosnan (walaupun digantikan oleh Jack Wade), dan kembali dalam film Craig pertama Casino Royale pada 2006.

Bond girl biasanya (walaupun tidak selalu) memiliki nama-nama double entendre, misalnya "Pussy Galore" dalam Goldfinger, "Plenty O'Toole" dalam Diamonds Are Forever, dan "Xenia Onatopp" dalam GoldenEye.

Beberapa tokoh yang sering muncul dalam novel dan film adalah Bill Tanner, Rene Mathis, Felix Leiter, Jack Wade, Jaws, Charles Robinson, dan J.W. Pepper.



Reade more >>

Sabtu, 14 Maret 2009

Kode rahasia handphone ini wajib di ketahui kalau emang mau jadi pakar preak hp, juga paling umum di gunakan selain harus tahu istilah handphone, entah untuk pemilik counter hape, makelar hape atau sebagai panduan membeli handphone second. Dan bila kurang puas lainya bisa di download disini. Jadi tahu cara merawat batrei handphone saja tidak cukup, apalagi kalo kamu demen maen hack hape.

Kode akses Nokia
*#30# : Menampilkan ‘private number’ yang menghubungi anda.
*#73# : Mereset timer ponsel dan skor game (pada beberapa ponsel).
*#7780# : Mengembalikan ke setting pabrik (factory setting).
*#2820# : Alamat IP perangkat Bluetooth (untuk ponsel yang mempunyai Bluetooth).
xx# : Akses cepat ke nama/nomer telepon di phone book ponsel, misalnya 20#.
Tombol off : Menekan dengan singkat, untuk berpindah antar profile.
*3370# : Mengaktifkan EFR(Enhanced Full Rate) Codec (tidak berlaku di ponsel Symbian).
#3370# : Menonaktifkan EFR Codec.
*#4270# : Mengaktifkan Half Rate Codec.
*#4270# : Menonaktifkan Half Rate Codec.
*#0000# : Menampilkan versi software ponsel.
*#9999# : Kode alternatif jika *#0000# tidak bekerja.
*#06# : Melihat nomor IMEI (Internasional Mobile Equipment Identity).
*#21# : Mengecek nomor pengalihan “All Call” yang digunakan.
*#2640# : Menampilkan kode keamanan ponsel yang digunakan.
*#43# : Mengecek status “Call Waiting”.
*#61# : Untuk mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika tak anda jawab.
*#62# : Mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika ponsel anda di luar jangkauan.
*#67# : Mengecek nomor pemanggil yang dialihkan ketika ponsel anda sedang sibuk.
**21*number# : Menghidupkan pengalihan “All Call” pada nomor yang diisi.
**61*number# : Menghidupkan pengalihan “No Reply” pada nomor yang diisi.
**67*number# : Menghidupkan pengalihan “On Bussy” pada nomor yang diisi.
*#67705646# : Mengganti logo operator logo pada Nokia 3310 dan 3330.
*#746025625# : Menampilkan status SIM Clock.
*#7760# : Menampilkan kode pabrikan (sebagian besar ponsel tipe lama).
*#92702689# : Memunculkan : 1. Serial Number, 2. Date Made, 3. Purchase Date, 4. Date of last repair, 5.Transfer user data. Keluar dari mode ini harus merestart ponsel ( pada beberapa ponsel ).
Kode akses Sony Ericsson :
*#06# : Melihat nomor IMEI (Internasional Mobile Equipment Identity).
*#0000# : Mereset bahasa kembali ke English.
> * < < * < * : Service Menu - menampilkan versi software ponsel. Tekan “Yes” berulang-ulang untuk melihat semua data software dan tekan “>” untuk melihat semua teks yang terdapat pada ponsel.
< * * < : Mengunci SIM Card.
Sortcuts :
1. Menyimpan nomor “Missed Call” di direktori ponsel.
Cari menu “Missed Call”, tekan “Yes” untuk menampilkan nomor yang dituju. Tekan nomor apa saja ( 0 sampai 9 ), kemudian tekan “clear” sekali untuk memblok nomor tersebut, kemudian tekan dan tahan “<” sampai muncul “Store”, tekan “Yes”.
2. Menyembunyikan nomor.
Setelah menekan nomor yang dituju dan sebelum menekan “Yes”, tekan ‘ > ‘ 2 kali untuk memilih “Hide Id?” dan tekan ‘Yes’.
3. Mengecek level batere ketika ponsel mati (off ).
Tekan ‘No’ secara cepat 1 x dan tunggu hingga tampilan baterai terlihat.
4. Menyimpan nomor di memori ponsel (bukan SIM Card).
Ikuti prosedur normal untuk menyimpan nomor. Ketika tampilan untuk menyimpan terlihat tekan ‘#’ sekali dan lokasi yang diinginkan, atau tekan ‘#’ 2 kali untuk melihat posisi lanjutan.
5. Menghubungi nomor dari pesan SMS.
Mengarahkan kursor pada nomor yang tertulis, kemudian tekan “Yes”.
Shortcut Penampilan Gambar :
(Berlaku di sebagian besar ponsel Symbian).
Ketika melihat image atau gambar di galeri, tekan :
1 : untuk memutar gambar ke kiri.
2 : untuk memutar gambar ke kanan.
5 atau 7 : untuk memperbesar (zoom) gambar.
* : untuk tampilan fullscreen atau non fullscreen.
Catatan : perintah angka di atas bisa berbeda di setiap ponsel.
Hard Reset :
Peringatan !!! Semua data ponsel akan hilang.
Dalam keadaan ponsel mati (off), tekan secara bersamaan tombol telepon (bicara), angka 3, dan tombol * (bintang). Kemudian dalam keadaan menekan ketiga tombol tersebut, tekan tombol On. Trik ini berlaku di sebagian besar ponsel Nokia.
Update Tambahan Nokia GSM
Nokia 21xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#3283# Minggu Produksi/Bulan & Tahun
*#9999# Versi Software
Nokia 32xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu Layanan
*#746025625# Sim Clock Stop
*3370# EFR aktif, suara lebih jernih, baterai cepat habis.
#3370# EFR inactive.
*4720# HR aktif, suara tidak lebih jernih, baterai tahan lama.
#4720# HR OFF.
Nokia 51xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu layanan
*3370# EFR aktif, suara lebih jernih, baterai cepat habis.
#3370# EFR inactive.
*4720# HR aktif, suara tidak lebih jernih, baterai tahan lama.
#4720# HR OFF.
Nokia 61xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu layanan
*3370# EFR aktif, suara lebih jernih, baterai cepat habis.
#3370# EFR inactive.
Nokia 81xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#8110# Versi Software, tanggal produksi & nomor model
*#92702689# Menu layanan
Nokia 88xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#0000# Versi Software
*#92702689# Menu Layanan
*3370# EFR aktif, suara lebih jernih, baterai cepat habis.
#3370# EFR inactive.
Nokia 90xx
Kode Penjelasan
*#06# Kode IMEI
*#6823711
58412125# Versi Software
*#3283# Tanggal Produksi

Reade more >>

Jumat, 06 Maret 2009

bahasa c++

BAB II
STRUKTUR DASAR BAHASA C

1. Tipe Data
Tipe data merupakan bagian program yang paling penting karena tipe data mempengaruhi setiap instruksi yang akan dilaksanakan oleh computer. Misalnya saja 5 dibagi 2 bisa saja menghasilkan hasil yang berbeda tergantung tipe datanya. Jika 5 dan 2 bertipe integer maka akan menghasilkan nilai 2, namun jika keduanya bertipe float maka akan menghasilkan nilai 2.5000000. Pemilihan tipe data yang tepat akan membuat proses operasi data menjadi lebih efisien dan efektif.


Dalam bahasa C terdapat lima tipe data dasar, yaitu :
No Tipe Data Ukuran Range (Jangkauan) Format Keterangan
1 char 1 byte - 128 s/d 127 %c Karakter a,b,c/string
2 int 2 byte - 32768 s/d 32767 %i , %d Integer/bilangan bulat
3 float 4 byte - 3.4E-38 s/d 3.4E+38 %f Floatu /bilangan pecahan
4 double 8 byte - 1.7E-308 s/d 1.7+308 %lf Pecahan presisi ganda
5 void 0 byte - - Tidak bertipe

Contoh Program :
#include “stdio.h”
#include “conio.h” dolar.budi@gmail.com
void main()
{
int x;
float y;
char z; deklarasi variabel
double w;
clrscr(); /* untuk membersihkan layar */
x = 10; /* variable x diisi dengan 10 */
y = 9.45; /* variable y diisi dengan 9.45 */
z = ‘C’; /* variable z diisi dengan karakter “C” */
w = 3.45E+20; /* variable w diisi dengan 3.45E+20 */
printf(“Nilai dari x adalah : %i\n”, x); /* Menampilkan isi variable x */
printf(“Nilai dari y adalah : %f\n”, y); /* Menampilkan isi variable y */
printf(“Nilai dari z adalah : %c\n”, z); /* Menampilkan isi variable z */
printf(“Nilai dari w adalah : %lf\n”, w); /* Menampilkan isi variable w */
getch();
}

2. Konstanta
Konstanta merupakan suatu nilai yang tidak dapat diubah selama proses program berlangsung. Konstanta nilainya selalu tetap. Konstanta harus didefinisikan terlebih dahulu di awal program. Konstanta dapat bernilai integer, pecahan, karakter dan string. Contoh konstanta : 50; 13; 3.14; 4.50005; ‘A’; ‘Bahasa C’. Selain itu, bahasa C juga menyediakan beberapa karakter khusus yang disebut karakter escape, antara lain:
\a : untuk bunyi bell (alert)
\b : mundur satu spasi (backspace)
\f : ganti halaman (form feed)
\n : ganti baris baru (new line)
\r : ke kolom pertama, baris yang sama (carriage return)
\v : tabulasi vertical
\0 : nilai kosong (null)
\’ : karakter petik tunggal
\” : karakter petik ganda
\\ : karakter garis miring

3. Variable
Variabel adalah suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu nilai tertentu di dalam proses program. Berbeda dengan konstanta yang nilainya selalu tetap, nilai dari suatu variable bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan. Nama dari suatu variable dapat ditentukan sendiri oleh pemrogram dengan aturan sebagai berikut :
Terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf. Bahasa C bersifat case-sensitive artinya huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Jadi antara nim, NIM dan Nim dianggap berbeda.
Tidak boleh mengandung spasi.
Tidak boleh mengandung symbol-simbol khusus, kecuali garis bawah (underscore). Yang termasuk symbol khusus yang tidak diperbolehkan antara lain : $, ?, %, #, !, &, *, (, ), -, +, = dsb
Panjangnya bebas, tetapi hanya 32 karakter pertama yang terpakai.
Contoh penamaan variabel yang benar :
NIM, a, x, nama_mhs, f3098, f4, nilai, budi, dsb.
Contoh penamaan variable yang salah :
%nilai_mahasiswa, 80mahasiswa, rata-rata, ada spasi, penting!, dsb

4 Deklarasi
Deklarasi diperlukan bila kita akan menggunakan pengenal (identifier) dalam program. Identifier dapat berupa variable, konstanta dan fungsi.

Deklarasi Variabel
Bentuk umum pendeklarasian suatu variable adalah :
Nama_tipe nama_variabel;
Contoh :
int x; // Deklarasi x bertipe integer
char y, huruf, nim[10]; // Deklarasi variable bertipe char
float nilai; // Deklarasi variable bertipe float
double beta; // Deklarasi variable bertipe double
int array[5][4]; // Deklarasi array bertipe integer
char *p; // Deklarasi pointer p bertipe char
Deklarasi Konstanta
Dalam bahasa C konstanta dideklarasikan menggunakan preprocessor #define. Contohnya :
#define PHI 3.14
#define nim “0111500382”
#define nama “Sri Widhiyanti”
Deklarasi Fungsi
Fungsi merupakan bagian yang terpisah dari program dan dapat diaktifkan atau dipanggil di manapun di dalam program. Fungsi dalam bahasa C ada yang sudah disediakan sebagai fungsi pustaka seperti printf(), scanf(), getch() dan untuk menggunakannya tidak perlu dideklarasikan. Fungsi yang perlu dideklarasikan terlebih dahulu adalah fungsi yang dibuat oleh programmer. Bentuk umum deklarasi sebuah fungsi adalah :
Tipe_fungsi nama_fungsi(parameter_fungsi);
Contohnya :
float luas_lingkaran(int jari);
void tampil();
int tambah(int x, int y);

5. Operator
Operator Penugasan
Operator Penugasan (Assignment operator) dalam bahasa C berupa tanda sama dengan
(“=”). Contoh :
nilai = 80;
A = x * y;
Artinya : variable “nilai” diisi dengan 80 dan variable “A” diisi dengan hasil perkalian
antara x dan y.

Operator Aritmatika
Bahasa C menyediakan lima operator aritmatika, yaitu :
* : untuk perkalian
/ : untuk pembagian
% : untuk sisa pembagian (modulus)
+ : untuk pertambahan
- : untuk pengurangan
Catatan : operator % digunakan untuk mencari sisa pembagian antara dua bilangan.
Misalnya :
9 % 2 = 1
9 % 3 = 0
9 % 5 = 4
9 % 6 = 3

Contoh Program 1 :
#include “stdio.h”
#include “conio.h”
void main()
{
clrscr(); // untuk membersihkan layar
printf(“Nilai dari 9 + 4 = %i”, 9 + 4); /* mencetak hasil 9 + 4 */
printf(“Nilai dari 9 - 4 = %i”, 9 - 4); /* mencetak hasil 9 - 4 */
printf(“Nilai dari 9 * 4 = %i”, 9 * 4); /* mencetak hasil 9 * 4 */
printf(“Nilai dari 9 / 4 = %i”, 9 / 4); /* mencetak hasil 9 / 4 */
printf(“Nilai dari 9 \% 4 = %i”, 9 % 4); /* mencetak hasil 9 % 4 */
getch();
}

Contoh Program 2 :
/* Penggunaan operator % untuk mencetak deret bilangan genap antara 1 – 100 */
#include “stdio.h”
#include “conio.h”
void main()
{
int bil;
clrscr(); // untuk membersihkan layar
for (bil=1; bil<100; bil++)
{
if(bil % 2 == 0) //periksa apakah ‘bil’ genap
printf(“%5.0i”, bil);
}
getch();
}

Operator Hubungan (Perbandingan)
Operator Hubungan digunakan untuk membandingkan hubungan antara dua buah operand (sebuah nilai atau variable. Operator hubungan dalam bahasa C :
Operator Arti Contoh
< Kurang dari x < y Apakah x kurang dari y
<= Kurang dari sama dengan x <= y Apakah x kurang dari sama dg y
> Lebih dari x > y Apakah x lebih dari y
>= Lebih dari sama dengan x >= y Apakah x lebih dari sama dg y
== Sama dengan x == y Apakah x sama dengan y
!= Tidah sama dengan x != y Apakah x tidak sama dengan y

Operator Logika
Jika operator hubungan membandingkan hubungan antara dua buah operand, maka operator logika digunakan untuk membandingkan logika hasil dari operator-operator hubungan. Operator logika ada tiga macam, yaitu :
&& : Logika AND (DAN)
|| : Logika OR (ATAU)
! : Logika NOT (INGKARAN)

Operator Bitwise
Operator bitwise digunakan untuk memanipulasi bit-bit dari nilai data yang ada di memori.
Operator bitwise dalam bahasa C :
<< : Pergeseran bit ke kiri
>> : Pergeseran bit ke kanan
& : Bitwise AND
^ : Bitwise XOR (exclusive OR)
| : Bitwise OR
~ : Bitwise NOT

Operator Unary
Operator Unary merupakan operator yang hanya membutuhkan satu operand saja. Dalam bahasa C terdapat beberapa operator unary, yaitu :


Operator
Arti/Maksud
Letak
Contoh
Equivalen
-
Unary minus
Sebelum operator
A + -B * C
A + (-B) * C
++
Peningkatan dengan penambahan nilai 1
Sebelum dan sesudah
A++
A = A + 1
--
Penurunan dengan pengurangan nilai 1
Sebelum dan sesudah
A--
A = A – 1
sizeof
Ukuran dari operand dalam byte
Sebelum
sizeof(I)
-
!
Unary NOT
Sebelum
!A
-
~
Bitwise NOT
Sebelum
~A
-
&
Menghasilkan alamat memori operand
Sebelum
&A
-
*
Menghasilkan nilai dari pointer
Sebelum
*A
-

Catatan Penting ! :
Operator peningkatan ++ dan penurunan -- jika diletakkan sebelum atau sesudah operand terdapat perbedaan. Perhatikan contoh berikut :

Contoh Program 1 :
/* Perbedaan operator peningkatan ++ yang diletakkan di depan dan dibelakang operand */
#include
#include
void main()
{
int x, nilai;
clrscr();
x = 5;
nilai = ++x; /* berarti x = x + 1; nilai = x; */
printf("nilai = %d, x = %d\n", nilai, x);
nilai = x++; /* berarti nilai = x; nilai = x + 1; */
printf("nilai = %d, x = %d\n", nilai, x);
getch();
}

Contoh Program 2 :
#include “stdio.h”
#include “conio.h”
void main()
{
int b, nilai;
clrscr(); // untuk membersihkan layar
b = 15;
nilai = --b; /* berarti b = b - 1; nilai = b; */
printf("nilai = %d, b = %d\n", nilai, b);
nilai = b--; /* berarti nilai = b; b = b + 1; */
printf("nilai = %d, b = %d\n", nilai, b);
getch();
}
6. Kata Tercadang (Reserved Word)
Bahasa C standar ANSI memiliki 32 kata tercadang (reserved word) dan Turbo Cmenambahkannya dengan 7 kata tercadang. Semua reserved word tidak boleh digunakan dalam penamaan identifier (variable, nama fungsi dll). Kata Tercadang yang tersedia dalam bahasa C adalah sbb:
*asm default for *pascal switch
auto do goto register typedef
break double *huge return union
case else if short unsigned
*cdecl enum int signed void
char extern *interrupt sizeof volatile
const *far long static while
continue float *near struct
Keterangan : tanda * menunjukkan tambahan dari Turbo C

7. Komentar Program
Komentar program hanya diperlukan untuk memudahkan pembacaan dan pemahaman suatu program (untuk keperluan dokumentasi program). Dengan kata lain, komentar program hanya merupakan keterangan atau penjelasan program. Untuk memberikan komentar atau penjelasan dalam bahasa C digunakan pembatas /* dan */ atau menggunakan tanda // untuk komentar yang hanya terdiri dari satu baris. Komentar program tidak akan ikut diproses dalam program (akan diabaikan).

Contoh Program :
#include “stdio.h”
#include “conio.h”
void main()
{
clrscr(); /* Ini untuk membersihkan layar tampilan */
printf(“Contoh Penggunaan Komentar”); //komentar tidak ikut diproses
getch(); /* Dan ini untuk menahan tampilan di layer */
}

Reade more >>

Sabtu, 28 Februari 2009

linkin

Reade more >>

Jumat, 27 Februari 2009

cinta

cinta itu suci,
tapi kenapa cinta itu harus dikotori,
kebanyakan orang menggap cinta itu
hanya sesaat padahal
cinta itu selamanya,
karena cinta itu bukan hanya
kepada pacar saja,
tapi pada semua temen,
orang tua kita
saudara kita
jadi hargailah cinta
jangan hanya karena cinta
kita menjadi buta
betullll!!!!! ????
Reade more >>

Jumat, 20 Februari 2009

sesuatu

hidup itu harus dijalani
jangan pernah menghindari suatu masalah
karena itu takkan menyelesaikan masalah itu sendiri
jadi hidup itu harus dinikmati
supaya hidup itu terasa indah
satu hal lagi
jangan pernah menghindari kewajiban
sebagai manusia
karena kewajiban sebagai
manusia adalah beribadah pada tuhan YME
amin
Reade more >>

Sabtu, 07 Februari 2009

Koneksi Handphone dengan PC Windows XP melalui Bluetooth

Langkah-langkahnya sebagai berikut :

1. Pastikan Software / Driver Bluetoothnya sudah terinstall di PC / Laptopnya

2. Masuk ke menu Control Panel.

3. Pilih Phone and Modem Options

4. Pilih Modem

5. Tekan Add

6. Beri tanda () “Don’t detect my modem : I will select it from a list”

7. Tekan Next

8. Pada kolom Manufacturer pilih WIDCOMM lalu dikolom Models pilih Bluetooth Modem

9. Tekan Next

10. Bila ada konfirmasi di hpnya (tekan yes di HP nya)

11. Pilih All ports

12. Tekan Next

13. Pilih Continue Anyway

14. Bila ada konfirmasi di hpnya (tekan yes di HP nya)

15. Pilih Continue Anyway

16. Proses instalasi modem sudah selesai

17. Tekan Finish

18. Kembali ke tampilan Phone and Modem Options

19. Pilih salah satu modem yang sudah terinstall tadi yaitu Bluetooth Modem COM …(contoh COM 7, 8, 9)

20. Tekan Properties

21. Bila ada konfirmasi di hpnya (tekan yes di HP nya)

22. Pilih Diagnostics

23. Tekan Query Modem

24. Bila ada konfirmasi di hpnya (tekan yes di HP nya)

25. Bila Proses query modemnya tidak berhasil / failed / error, ini artinya COM yang dipilih tadi belum sesuai, maka selanjutnya adalah mengulang kembali langkah 19 tadi namun dengan memilih Bluetooth Modem dengan COM lain yang belum dipilih (lakukan hal ini sampai proses query modemnya sukses / berhasil).

26. Setelah itu pilih Advanced

27. Masukan Extra Settings AT+CGDCONT=1,"IP","indosatgprs"

28. Tekan OK

29. Kembali ke tampilan Phone and Modem Options

30. Tekan Apply lalu tekan OK lalu keluar dari menu Control Panel

31. Langkah selanjutnya : Pilih Start à Programs à Accessories à Comunication à Network Connection

32. Pilih Creat a new connection

33. Akan muncul tampilan New Connection Wizard

34. Tekan Next

35. Pilih Connect to the Internet

36. Tekan Next

37. Pilih Set up my connection manually

38. Tekan Next

39. Pilih Connect using a dial-up modem

40. Beri tanda () pada “Modem – Bluetooth Modem COM.. ” (sesuai dengan proses query modem tadi)

41. Tekan Next

42. Isi ISP Name : indosatgprs

43. Tekan Next

44. Isi Phone number : *99***1#

45. Tekan Next

46. Pilih Create this connection for : Anyone’s use

47. Tekan Next

48. user name dan password : indosat

49. Tekan Next

50. Beri tanda (a) pada “Add a shortcut to this connection to my deskstop”

51. Tekan Finish



Reade more >>

Advertisement